Breaking News

TIDAK MENGHIRAUKAN HIMBAUAN SERTA PERINGATAN, BEBERAPA PKL DITERTIBKAN SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KOTA PALANGKA RAYA.

Satuan Polisi Pamong Praja Kota Palangka Raya kembali melakukan penertiban kepada Pedagang Kreatif Lapangan ( PKL ) di sepanjang jalan protokol / jalur hijau yang di larang untuk berjualan, hal ini sudah ditetapkan dalam Peraturan Daerah ( PERDA ) Nomor 13 tahun 2009 yaitu Melakukan kegiatan usaha di bahu jalan, trotoar, fasilitas umum dan di atas parit / drainase akan di pidana dengan ancaman kurungan 3 ( tiga ) bulan kurungan atau denda maksimal 3 ( tiga ) juta rupiah. (Senin/10/02/2020).

Penertban terhadap pedagang buah di atas trotoar di jalan Cilik Riwut km. 1 Kota Palangka Raya (Dok.Pol PP/2020).

Adapun penertiban ini gabungan beberapa bidang, yaitu :

  1. Bidang Ketentraman dan ketertiban Umum ( TRANTIBUM )
  2. Bidang Penegakan Peraturan Daerah ( GAKPERDA )
  3. Bidang Bimbingan Masyarakat ( BINMAS ) 

Penertiban terhadap PKL ini dipimpin oleh KABID TRANTIBUM, SAWANG NATALIS KRISON, B.A dengan di dampingi oleh beberapa Kepala Seksi dari setiap bidangnya. 

Sasaran penertiban adalah PKL yang berjualan buah di jalan Cilik Riwut km. 1 samping Bank BNI pertigaan jalan Rinjani dekat pasar kahayan, dimana PKL tersebut berjualan di atas trotoar dengan menggunakan mobil yang sudah tidak terpakai lagi (rusak), padahal pedagang ini sudah beberapa kali diberikan himbauan dan peringatan namun tidak menghiraukannya. Selain itu juga, di jalan P. Diponegoro ada beberapa PKL yang ditertibkan karena melakukan kesalahan yang sama.

Penertiban pedagang buah yang berjualan di bahu jalan di jalan P. Diponegoro Kota Palangka Raya Dok.Pol pp/2020).

 

Komentar