Breaking News

PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI SIDANG TIPIRING KARENA MELANGGAR PERDA

Penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) kembali dilakukan SATPOL PP Kota Palangka Raya di bantu dari pihak TNI, POLRI dan Dinas Perhubungan. Kegiatan ini berhasil menertibkan 5 (lima) orang PKL yang berjualan di sepanjang bahu jalan, hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah (PERDA) nomor 13 tahun 2009 yaitu melakukan kegiatan usaha di bahu jalan, trotoar, fasilitas umum dan di atas parit/drainase akan di pidanakan dengan ancaman pidana kurungan 3 (tiga) bulan dan denda maksimal 3 juta rupiah (Kamis/21/11/2019).

Penertiban PKL disepanjang trotoar jalan Cilik Riwut depan pasar kahayan Kota Palangka Raya (Dok.POL PP).

Setelah selesai penertiban, PKL yang melanggar perda tersebut langsung di bawa untuk di sidang tindakan pidana ringan (TIPIRING). Sebelum kegiatan penertiban ini dilakukan, jauh hari sebelumnya sudah diadakan sosialisasi dari Bidang Bimbingan Masyarakat (BINMAS) serta melakukan pengawasan, selain itu juga dari Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum (TRANTIBUM) selalu melakukan patroli rutin dan memberikan teguran kepada PKL yang berjualan yang bukan pada tempatnya di sepanjang jalan protokol di wilayah Kota Palangka Raya.

Petugas PPNS SATPOL PP, DORTAN MARPAUNG, SH. saat memberikan arahan kepada PKL sebelum sidang tipiring di Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya (Dok.POLPP).

Kegiatan penertiban ini akan dilaksanakan sampai akhir bulan Desember nanti, hal ini dimaksudkan supaya pedagang-pedagang yang berjualan disembarangan tempat itu bisa diarahkan ke lokasi yang telah disediakan oleh pemerintah kota maupun dari pihak swasta.

 

Komentar